Aksi Sigap! Batang Penghalang di Giram Lutung Berhasil Disingkirkan
Long Uli, Bahau Hulu Semangat gotong royong kembali tampak di sepanjang aliran Sungai Bahau. Hari ini, para pemuda dan bapak-bapak masyarakat Desa Long Uli, bersama perwakilan dari beberapa desa sekitar serta pengusaha Longbut, melakukan aksi sigap membersihkan batang besar yang menghalangi jalur sungai di Giram Lutung. 


Batang tersebut tersangkut setelah air Sungai Bahau sempat meluap beberapa hari lalu, menutup jalur utama transportasi air yang biasa digunakan warga untuk bepergian mudik dan milir antar desa.
Giram Lutung merupakan bagian penting dari Sungai Bahau yang menghubungkan jalur menuju desa-desa di hulu seperti Tebulo, Alango, Berini, Apauping, dan Kemuat. Karena belum ada jalur darat, sungai menjadi satu-satunya akses utama masyarakat Bahau Hulu untuk bepergian, mengangkut barang, dan menuju ke Kecamatan Alango.
Batang besar yang menutupi jalur itu sebenarnya sudah lama tersangkut, namun baru bisa dibersihkan sekarang karena sebelumnya banyak warga ikut berpartisipasi dalam perayaan Irau Kabupaten Malinau. Setelah kegiatan Irau selesai, warga segera bergotong royong lintas desa untuk membuka kembali jalur sungai tersebut.
Dengan kerja sama dan semangat kebersamaan, para pemuda, bapak-bapak, dan pengusaha Longbut berhasil menyingkirkan batang besar itu dari tengah sungai. Kini, jalur Giram Lutung kembali aman dan lancar dilalui perahu serta ketinting seperti biasa.


Kegiatan ini menjadi bukti nyata kekompakan, kepedulian, dan semangat gotong royong masyarakat Bahau Hulu dalam menjaga kelancaran jalur sungai yang menjadi nadi kehidupan mereka di pedalaman Sungai Bahau.
Baca juga:
PLMTH Desa Long Uli Rusak Akibat Hujan Deras
PLMTH Desa Long Uli Rusak Akibat Hujan Deras