Anyaman Bambu Be De Desa Long Uli
Dari kerajinan bambu, ibu-ibu Desa Long Uli menghasilkan berbagai peralatan tradisional yang masih digunakan hingga saat ini. Di antaranya Tampi yang digunakan untuk menampi beras, kepala saung, serta sa a’ yang berfungsi sebagai wadah untuk menyimpan bahan makan.


Setiap peralatan dibuat dengan bentuk dan ukuran yang disesuaikan dengan kegunaannya. Anyaman bambu dikerjakan dengan teliti agar kuat dan awet digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Keberadaan peralatan bambu ini menunjukkan bahwa kerajinan tradisional masih sangat dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat Desa Long Uli. Selain fungsional, kerajinan ini juga menjadi bagian dari kearifan lokal yang terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi.
Kerajinan bambu yang dibuat oleh ibu-ibu Desa Long Uli menggunakan bambu pilihan yang dikenal dengan sebutan be de. Bambu be de dipilih secara khusus karena lebih kuat, lentur, dan cocok untuk dijadikan anyaman.
Sebelum dianyam, bambu be de terlebih dahulu dipilih, dibersihkan, dan dikelola dengan cara tradisional. Proses ini dilakukan dengan teliti agar hasil anyaman rapi, awet, dan nyaman digunakan dalam kehidupan sehari-hari.


