Anyaman Rotan, Warisan Bernilai dari Ibu-Ibu Desa Long Uli
Selain bambu, rotan juga dimanfaatkan oleh ibu-ibu Desa Long Uli untuk membuat berbagai kerajinan tangan. Rotan diolah menjadi keranjang, tas gendong ke ladang (belanyat, kafung,ingen) anyaman dan tikar rotan untuk menjemur padi
Proses pengerjaan rotan membutuhkan ketelatenan dan keterampilan khusus. Para ibu mengerjakannya dengan sabar, menciptakan produk yang kuat dan bernilai guna tinggi.
Kerajinan rotan ini menjadi bagian dari identitas budaya desa. Selain melestarikan tradisi, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.