Kewaspadaan warga Desa Long Uli Menghadapi Ancaman Banjir Sungai Bahau

1779037604298.jpg

Long Uli, 17 Mei 2026 – Malam ini suasana di Desa Long Uli, Kecamatan Bahau Hulu, terasa berbeda dari malam-malam biasanya. Di saat jam menunjukkan pukul 23.00 hingga menjelang subuh, saatnya warga seharusnya sudah terlelap dalam istirahat, namun kali ini hampir seluruh warga masih terjaga dan bersiaga penuh. Hal ini bukan tanpa alasan, mengingat Desa Long Uli merupakan wilayah paling hilir di sepanjang aliran Sungai Bahau, sehingga menjadi titik yang paling rentan terkena imbas luapan air sungai.

 

Kewaspadaan ini muncul setelah tersebar informasi dari desa yang berada di wilayah paling hulu, yaitu Desa Apoping, yang memberitakan potensi naiknya debit air sungai. Ditambah lagi dengan kondisi cuaca yang sejak sore tadi terus mengguyur wilayah sekitar dengan curah hujan yang cukup tinggi hingga berlanjut sepanjang malam, membuat kekhawatiran akan datangnya banjir semakin nyata. Air sungai mulai terlihat meluap dan masuk ke pemukiman, terlihat dari lingkungan sekitar yang mulai tergenang air keruh, bahkan beberapa bangunan dan fasilitas umum sudah mulai terendam.

 

Menyadari risiko yang mengancam, warga tidak tinggal diam. Dengan sigap, mereka bekerja sama memindahkan dan menyimpan barang-barang berharga, peralatan rumah tangga, serta kebutuhan pokok ke tempat yang lebih tinggi dan aman. Semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga sangat terasa malam ini; meskipun lelah, semua bersatu padu demi melindungi harta benda dan keselamatan bersama. Terlihat jelas ekspresi kehati-hatian dan kekhawatiran, namun tetap disertai ketabahan dan semangat untuk saling mendukung.

 

Harapan besar menggantung di hati setiap warga Desa Long Uli dan seluruh masyarakat Bahau Hulu malam ini. Mereka berdoa dan berharap agar debit air sungai tidak naik lagi melampaui batas, serta air yang sudah meluap dapat segera surut sehingga tidak menimbulkan kerusakan yang lebih parah. Warga juga berkomitmen untuk tetap menjaga kewaspadaan hingga kondisi benar-benar aman, mengingat letak geografis desa mereka yang sangat bergantung pada aliran air Sungai Bahau.

 

Kejadian ini kembali mengingatkan kita akan kerentanan wilayah ini terhadap bencana alam, serta menunjukkan betapa kuatnya ikatan dan kesiapan warga dalam menghadapi tantangan alam. Semoga situasi segera membaik, air cepat surut, dan seluruh warga Desa Long Uli serta Bahau Hulu senantiasa diberikan keselamatan dan perlindungan.

Bagikan post ini: