Rasa Kekeluargaan di Atas Sungai Bahau Oleh Desa Long Uli dan Long Alango

1780294602942.jpg

Minggu, 31 Mei 2026 – Di tengah aliran Sungai Bahau yang membelah kawasan Kecamatan Bahau Hulu, Kabupaten Malinau, sekelompok warga Desa Long Uli mengayuh perahu ketinting mereka, membelah arus dan melewati jeram yang menantang. Perjalanan yang ditempuh selama satu jam ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan wujud nyata rasa kekeluargaan, persaudaraan, dan turut berdukacita yang erat terjalin antara masyarakat Desa Long Uli dan Desa Long Alango.

 

Sejak pagi hari, warga Desa Long Uli telah berkumpul di tepian sungai, bersiap berangkat membawa niat tulus untuk melayat dan menyampaikan rasa bela sungkawa. Menggunakan perahu-perahu ketinting yang menjadi kendaraan utama di wilayah beraliran sungai ini, mereka berangkat bersama, melewati lengkungan sungai yang berkelok, air yang berarus deras, dan jeram-jeram yang menjadi ciri khas perairan Bahau Hulu. Meski perjalanan cukup menantang karena kondisi sungai yang kadang tenang, kadang bergelombang, semangat dan keikhlasan warga tak surut sedikit pun. Selama satu jam lamanya, mereka saling mendampingi, saling menjaga, seolah mengingatkan bahwa dalam suka maupun duka, persaudaraan tetap menjadi pegangan utama 

 

Sesampainya di Desa Long Alango, kedatangan rombongan dari Long Uli disambut hangat oleh warga setempat. Suasana duka yang menyelimuti desa itu sedikit terhibur dengan kehadiran saudara sebangsa dan setanah air yang datang jauh-jauh hanya untuk berbagi rasa sedih dan memberikan dukungan moral. Di Balai Adat Desa Long Alango, tempat berkumpulnya warga, suasana penuh kehangatan dan kesederhanaan yang menyentuh hati. Rombongan Long Uli menyampaikan ucapan turut berdukacita yang mendalam atas berpulangnya salah satu orang tua, tokoh dan anggota masyarakat yang disayangi di Desa Long Alango. Kata-kata penghiburan, doa, dan ungkapan persaudaraan terucap satu per satu, menguatkan keluarga yang ditinggalkan dan seluruh warga desa 

 

Bagi masyarakat di wilayah Bahau Hulu, sungai bukan sekadar sarana transportasi, melainkan juga penghubung hati dan persaudaraan. Perjalanan satu jam melintasi arus dan jeram itu menjadi simbol: meskipun ada jarak dan rintangan fisik, ikatan batin dan rasa kekeluargaan antar desa tak pernah terputus. Hubungan antara Long Uli dan Long Alango telah terjalin lama, terbangun dari sejarah hidup bersama, adat istiadat yang sama, dan rasa saling memiliki yang kuat. Dalam setiap peristiwa penting, baik sukacita maupun kedukaan, kehadiran satu sama lain selalu dinanti dan dianggap kewajiban yang mulia 

 

Kedatangan warga Long Uli hari ini menjadi bukti nyata nilai-nilai luhur yang masih dijaga dan dilestarikan: rasa peduli, kebersamaan, dan solidaritas. Di tengah perkembangan zaman, tradisi saling mengunjungi, saling mendukung, dan berbagi rasa ini tetap hidup dan menjadi kekuatan utama yang menyatukan masyarakat di pedalaman Kalimantan Utara. Bagi warga Long Alango, kehadiran saudara dari Long Uli adalah penghiburan yang besar, tanda bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi kedukaan. Dan bagi warga Long Uli, perjalanan ini adalah kewajiban dan kebanggaan, karena mereka bisa hadir, menyampaikan rasa, dan menjadi bagian dari kehidupan saudara mereka.

 

Setelah selesai menyampaikan bela sungkawa dan menghabiskan waktu bersama dalam kebersamaan yang sederhana namun penuh makna, rombongan Long Uli bersiap kembali ke desa mereka. Perjalanan pulang pun kembali melintasi aliran Sungai Bahau, namun kali ini dengan hati yang tenang, karena tugas kebaikan telah terlaksana dengan baik. Di hati setiap warga yang berangkat, tersimpan rasa puas dan bangga, karena mereka telah menegaskan kembali bahwa di Bahau Hulu, persaudaraan adalah harta yang paling berharga, dan rasa bela sungkawa adalah ungkapan cinta kasih yang tak tergantikan 

 

Peristiwa ini menjadi catatan kecil namun bermakna, mengingatkan kita semua bahwa nilai kebersamaan dan saling peduli adalah hal yang abadi, dan akan terus mengalir seperti Sungai Bahau, tak pernah berhenti, dan selalu menghubungkan hati antar sesama. Semoga almarhum/almarhumah beristirahat dengan tenang di sisi-Nya, dan semoga ikatan persaudaraan antara Desa Long Uli dan Desa Long Alango senantiasa terjalin erat, kokoh, dan abadi sepanjang masa.

Bagikan post ini: