Tradisi Mafeng fade/kipas padi
Tradisi Mafeng pada Masyarakat Dayak
Mafeng, atau yang dikenal juga sebagai kegiatan mengipas padi menggunakan tampi, merupakan salah satu tradisi masyarakat Dayak setelah selesai panen. Proses ini dilakukan secara manual dengan cara menampi padi untuk memisahkan gabah dari kotoran seperti sekam dan debu.
Tradisi mafeng tidak hanya sekadar pekerjaan pasca panen, tetapi juga menjadi bagian dari kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Kegiatan ini biasanya dilakukan bersama-sama, mencerminkan nilai kebersamaan dan gotong royong dalam kehidupan masyarakat Dayak.
Seiring perkembangan zaman, sebagian masyarakat mulai menggunakan alat bantu seperti mesin (misalnya mesin rumput yang dimodifikasi) untuk mempermudah dan mempercepat proses pemisahan padi. Meskipun demikian, cara manual menggunakan tampi tetap dipertahankan sebagai bagian dari budaya dan identitas tradisional.
Baca juga:
Raih Juara 1 Tingkat Kecamatan, Tim Voli Long Uli Berpeluang Bertanding di Festival Irau Mewakili Ke
Raih Juara 1 Tingkat Kecamatan, Tim Voli Long Uli Berpeluang Bertanding di Festival Irau Mewakili Ke