Tudo di Musim Panen, Kehidupan Warga Long Uli Berpindah ke Ladang
Memasuki musim panen, suasana Desa Long Uli biasanya berubah. Banyak rumah terlihat sepi karena sebagian besar warga memilih tudo, yaitu tidur atau menginap di ladang. Kebiasaan ini sudah lama dilakukan oleh masyarakat setiap kali musim panen tiba. Bagi para petani, tinggal sementara di ladang terasa lebih praktis dibanding harus bolak-balik dari rumah ke ladang setiap hari.
Sebagian besar ladang masyarakat Long Uli berada di wilayah Sungai Uli. Untuk mencapai tempat itu warga harus berjalan kaki dengan jarak yang cukup jauh dari desa. Karena itulah banyak keluarga memilih tinggal di pondok ladang selama masa panen. Dengan begitu mereka bisa langsung bekerja sejak pagi tanpa harus menempuh perjalanan panjang terlebih dahulu.
Selama musim panen berlangsung, desa sering terasa lebih sunyi dari biasanya. Banyak warga yang tinggal di ladang untuk menyelesaikan pekerjaan memanen padi. Namun menjelang Sabtu sore, sebagian warga biasanya pulang ke rumah. Hari Minggu dimanfaatkan untuk beristirahat dan mengikuti ibadah di gereja, karena mayoritas masyarakat Desa Long Uli beragama Kristen dan tidak melakukan aktivitas kerja pada hari tersebut.
Selain itu, warga juga biasanya pulang ke desa jika ada himbauan atau kegiatan penting dari pemerintah desa. Misalnya saat ada kegiatan pengobatan gratis dari Puskesmas Alango beberapa waktu lalu, masyarakat diminta hadir untuk mengikuti pelayanan kesehatan tersebut. Begitu juga ketika ada kunjungan dari pihak kecamatan, seperti kedatangan camat dan rombongan. Kepala desa biasanya mengimbau warga untuk pulang agar bisa ikut menyambut tamu dari kecamatan serta bersama-sama membersihkan halaman dan lingkungan desa.
Meski banyak waktu dihabiskan di ladang selama musim panen, kehidupan masyarakat tetap berjalan seperti biasa. Pondok-pondok ladang milik warga umumnya sudah cukup baik dan nyaman untuk ditempati. Anak-anak yang sedang sekolah juga tetap berangkat seperti biasa. Mereka berjalan kaki dari ladang menuju sekolah, lalu setelah pulang kembali lagi ke ladang bersama keluarga.
Kebiasaan tudo ini sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Long Uli saat musim panen tiba. Selain memudahkan pekerjaan, cara ini juga membuat waktu dan tenaga lebih efisien. Ditambah lagi dengan adanya jalan tani yang cukup baik menuju wilayah Sungai Uli, perjalanan ke ladang menjadi lebih mudah dilalui oleh masyarakat.