Syukuran Ubek (Emping) Masyarakat Desa Long Uli
Hari ini masyarakat Desa Long Uli melaksanakan syukuran Ubek (emping) sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil pertama ladang. Tradisi ini menggunakan padi yang masih agak muda namun sudah berisi, sebagai tanda awal panen dan berkat yang diterima bersama.
Padi diolah secara tradisional, mulai dari disangrai, ditumbuk hingga menjadi beras, lalu ditampi sampai bersih. Setelah itu, beras dicampur dengan kelapa parut dan gula secukupnya hingga menjadi ubek yang siap disantap.



Ubek yang telah jadi dari setiap keluarga kemudian dikumpulkan di gereja, dicampurkan menjadi satu, lalu didoakan bersama. Setelah doa, ubek dibagikan kembali kepada masyarakat per porsi atau dibungkus, sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur bersama.

Melalui syukuran ubek, masyarakat Desa Long Uli terus menjaga warisan budaya leluhur, memperkuat iman, serta menumbuhkan semangat persatuan dan kebersamaan.
Baca juga:
Anyaman Bambu Be De Desa Long Uli
Anyaman Bambu Be De Desa Long Uli